Jumat, 22 November 2019
Bisnis

3 Hal Yang Bakal Terjadi Jika Seseorang Melanggar Pantangan Dalam Bisnis

Foto: Pixabay

Bisnis dibangun dan berkembang bukan hanya mengandalkan prinsip mencari keuntungan, tetapi harus dengan itikad baik-tidak merugikan orang lain, berbagi, sopan, dan mau introspeksi kesalahan. –Indari Mastuti

Pernahkan kamu dihadapkan pada pantangan? Tentu saja!, Setiap orang akan selalu berhadapan dengan pantangan dalam segala hal. Sebagian orang berusaha untuk tidak melanggar pantangan, karena tahu konsenkuensi yang harus diterima jikalau melanggar pantangan. Namun, tetap saja ada orang yang dengan sengaja melakukan pantangan dengan alasan tertentu.

Namun tahukah kamu, tiga hal berikut ini akan terjadi pada bisnis kamu jika melanggar pantangan, tidak hanya merugikan bisnis kamu tapi juga berdampak pada orang lain.

1. Menurunnya rasa kepercayaan orang lain kepadanya

suatu ketika, seorang pembisnis mengambil keuntungan dari perayaan hari besar keagamaan. Biasanya menjelang hari-hari besar Agama tertentu, harga sembako produk-produk utama akan naik tajam. Dia melihat peluang besar untuk menambah keuntungan dengan menjual aneka parcel makanan. bisnis parcel makanan biasanya laris manis diminati pembeli untuk dibagikan kepada kolega atau keluarga mereka.

Melihat banyak stok makanan di gudang, dia mencari cara agar produk tersebut bisa laku. Salah satunya dengan menggunakan stok tersebut sebagai bahan isi parcel-nya. Mengingat banyaknya permintaan, idenya sudah mulai melenceng dari ide awal, yaitu dengan memasukan makanan-makanan yang sudah mau kadaluarsa ke parcel. Tentunya ini salah besar, karena yang kamu harus tahu pembeli sekarang sudah mulai pintar,  sekali kamu membohongi mereka, maka kepercayaan mareka terhadap bisnis kamu akan hilang selamanya, dan bisa jadi juga mereka akan bercerita ke teman-teman mereka tentang kecurangan kamu, seperti halnya juga ketika bisnis kamu jujur, tentunya mereka akan bercerita ke teman dan keluarga mereka. Kalau bisnis kamu ingin maju jangan sekali-sekali membohongi pembeli, karena apa yang kau tanam, itu yang akan kau tuai.

Kisah ini sering kita jumpai dalam kehidupan nyata. Terlebih saat menjelang Lebaran dan Natal. Beberapa pembisnis berusaha mengambil kesempatan untuk meraup keuntungan sebesar-besarnya, termasuk melakukan pantangan dalam bisnis.

Baca Juga :  Nurana Indah Paramita – Menerangi Pulau dengan Turbin Pembangkit Listrik Arus Laut

Dalam bisnis, salah satu factor penting adalah menjaga kepercayaan. Membuat orang lain percaya memang tidak mudah. Terkadang membangun kepercayaan membutuhkan proses panjang dan berliku. Pembisnis harus bisa meyakinkan melalui tindakan ataupun ucapan, bahwa dia memang pantas menerima kepercayaan tersebut.

2. Menurunnya pendapatan atau omset usaha

Masyitah adalah pebisnis yang baru saja membuka usaha butik. Dia heran karena pendapatan atau omset usahanya tidak mengalami kemajuan setiap bulannya, bahkan jumlah pengunjungpun tidak terlalu banyak. Hal yang berbeda terjadi dengan usaha butik milik temannya yang bernama Dara. Padahal, kualitas dan mutu pakaian yang dijualnya sama. Namun, pendapatan usaha Dara tidak pernah turun, bahkan selalu menunjukkan kenaikan yang cukup baik.

Setelah diamati, ternyata ada hal yang berbeda dari kedua usaha tersebut, yaitu masalah pelayanan. Di tempat usaha Masyitah, karyawan yang ditempatkan sebagai pramuniaga tidak bersikap komunikatif ketika ada pembeli datang. Mereka hanya menunggu reaksi calon pembeli tanpa berusaha mempromosikan produknya. Bahkan saat ada pembeli yang tidak puas dengan produk atau pelayanan tersebut, pramuniaga terkesan tidak mau.

Masyitah tidak pernah turun tangan ketika ada permasalahan dengan calon pembeli. Dia menganggap yang bertanggung jawab terhadap problem tersebut adalah karyawannya yang bertugas saat itu. Tentu saja hal ini membuat pembeli gerah dan merasa tidak dihargai. Mereka memilih tidak membeli produk dari butik Masyitah. Pendapatan usaha Masyitah pun turun imbas dari kejadian tersebut.

Berbeda dengan pelayanan di tempat usaha milik Dara. Karyawan di butik Dara lebih aktif melayani pembeli dan calon pembeli diperlakukan seperti raja. Saat ada pembeli yang tidak puas, Dara langsung turun tangan menyelesaikannya. Dia sadar pembeli membutuhkan pelayanan terbaik. Dara mendengarkan keluhan mereka dan beruhasa mencarikan solusi. Pelayanan terbaik menjadi salah satu kunci yang membuat pendapatan usaha Dara terus meningkat naik.

Baca Juga :  Menarik! 5 Jenis Bisnis Kecil yang Menguntungkan Saat Ini

Ketika pebisnis tidak peduli terhadap bisnisnya, seperti yang dilakukan Masyitah, mereka akan melemparkan tanggung jawab kepada karyawan saat ada pembeli yang tidak puas. Hal inilah yang memungkinkan terjadinya penurunan pendapatan atau omset usaha. Menurnya kepercayaan konsumen menggunakan produk atau jasa yang ditawarkan pebisnis.

3. Kehilangan konsumen

Suatu hari seorang pebisnis merasa sangat kesal dan marah, ketika beberapa konsumen tetapnya tidak mau lagi menggunakan produk yang dijualnya. Behkan mereka beralih menjadi konsumen kompetitornya. Tentu saja ini menjadi pukulan bagi sipebisnis tersebut. Bisnis yang telah dijalani bertahun-tahun “terpaksa” harus kehilangan konsumen tetapnya.

Ketika hal ini menimpa, hal pertama yang harus dilakukan adalah berhenti mengeluh dan marah. Emosi yang dikeluarkan akan semakin membuat kita kecewa dan frustasi. Sebaiknya, kita berdiam diri sejenak dan merenungkan mengapa hal tersebut terjadi pada bisnis kita. Konsumen yang meninggalkan kita dan berpindah ke kompetitor kita pasti memiliki alasan tertentu. Bisa saja, tanpa sadar atau dengan sadar kita telah melakukan pantangan bisnis. Hal itulah yang membuat para konsumen meninggalkan kita.

Semakin banyak persaingan usaha saat ini, membuat para pebisnis berusaha memberikan produk atau jasa yang terbaik kepada para konsumen. Mereka berupaya meningkatkan pelayanan untuk menarik perhatian konsumen. Konsumen pun mempunyai banyak pilihan untuk memilih apa yang ditawarkan para pebisnis tersebut.

Saat menjatuhkan pilihan tentu saja para konsumen akan memilih pebisnis yang mampu memberikan hal yang terbaik padanya. Baik dari segi kualitas produk atau jasa, maupun pelayanannya. Seorang pebisnis yang mampu dipercaya dan memiliki kepribadian yang baik tentu saja menarik perhatian konsumen. Konsumen tersebut bahkan bisa terus-menerus menjadi pelanggan saat merasa nyaman bekerjasama dengan pebisnis.

Baca Juga :  Ingin Dapatkan Suntikan Dana Usaha? Bubuhkan 5 Poin Berikut Ini Untuk Memikat Calon Investor

Berbeda ketika si pebisnis melakukan pantangan dalam bisnis. Konsumen akan merasa tidak nyaman bekerjasama dengannya. Bagi konsumen, untuk apa bekerjasama dengan pebisnis yang tidak bisa memberikan pelayanan terbaik untuknya, apalagi jika si pebisnis dianggap tidak bisa dipercaya. Tentu saja, dalam hal ini pebisnis tersebut yang akan rugi karena kehilangan konsumennya.

Itu dia artikel  tentang 3 Hal Yang Bakal Terjadi Jika Seseorang melanggar Pantangan Dalam Bisnis, semoga artikel ini membantu kamu agar tidak melakukan pantangan dalam bisnis. Salam sukses!

Nurul Arifin
the authorNurul Arifin
Admin & Writer
Only I can change my life. No one can do it for me.