Jumat, 19 Juli 2019
Bisnis

5 Rahasia Memulai Bisnis dari Buku Like a Virgin

Image: Pixabay

Ada dua pertanyaan yang selalu dilontarkan kepada saya. Yang paling popular adalah “Bagaimana Anda bisa memberi nama bisnis Anda dengan Virgin?” Dan pertanyaan berikutnya adalah “Apa rahasia Anda dalam membangun bisnis sehingga sukses?

Pertanyaan pertama mudah dijawab, tetapi yang kedua selalu butuh waktu berpikir. Tak ada satupun yang menandakan banyak keberhasilan usaha Virgin, atau alasan yang sama, apa yang salah saat kami gagal. Tetapi setelah merenungkan empat puluh tahun perjalanan ini, saya sampai pada lima rahasia yang meningkatkan peluang agar sebuah bisnis bertahan dan dengan kemujuran menjadi berkembang-satu hal yang kita butuhkan.

1. Jika kamu tidak menikamati jangan lakukan

Butuh kerja keras dan waktu yang luar biasa banyak untuk memulai bisnis, sehingga sebaiknya kamu menikmatinya. Saat memulai Virgin dari lantai bawah di London Barat, tak ada rencana hebat dan strategi. Saya tak mulai membangun kerajaan bisnis.

Saya hanya ingin menciptakan sesuatu yang akan dinikmati saat menggunakannya, bersenang saat mengerjakannya, dan di penghujung hari berdoa semoga menghasilkan cukup uang untuk membayar tagihan.

Bagi saya, membangun bisnis  lain adalah membangun sesuatu yang dibanggakan, mengumpulkan orang-orang berbakat, dan menciptakan sesuatu yang akan mengubah kehidupan orang lain.

Pebisnis itu seperti seniman. Yang kamu hadapi saat memulai sebuah perusahaan adalah kanvas kosong; kamu harus mengisinya. Persis seperti seniman cakap yang harus menempatkan setiap detail dengan tepat di kanvas, seorang pebisnis harus memastikan semuanya tepat di awal bisnis agar berhasil. Tetapi tak seperti karya seni, bisnis tak pernah selesai. Bisnis terus-menerus berkembang dan juga tak semudah itu menutupi kesalahan-kesalahan yang kamu lakukan.

Jika seorang pebisnis mulai menciptakan perbedaan sejati dan meraih tujuan tersebut, ia akan mampu melunasi tagihan-tagihannya dan memiliki bisnis sukses yang harus to boot.

2. Inovatiflah-buatlah pebedaan

Apa pun produk, layanan, atau merek kamu, tak mudah memulai sebuah usaha dan bertahan serta sukses di dunia modern ini. Bahkan kamu harus melakukan tindakan lain yang radikal untuk meraih frestasi kamu.

Baca Juga :  Benarkah Menjadi Entrepreneur Itu Sulit? Kamu Hanya Butuh 6 Hal Ini Loh Untuk Menjadi Entrepreneur

Lihatlah bisnis-bisnis yag paling berhasil dalam dua puluh tahun terahir. Mircosoft, Google, Apple, dan Facebook, semuanya mengguncang dunia kita dengan melakukan hal-hal yang tak pernah dilakukan sebelumnya dan kemudian berinovasi tanpa henti. Sekarang, mereka menjadi bagian kekuatan yang dominan.

Tak setiap orang bisa berharap sampai pada tingkat seperti itu: tetapi jika kamu memutuskan memasuki sebuah segmen yang telah penuh sesak, sebaiknya kamu siap menawarkan jasa pada konsumen yang akan mengejutkan persaingan.

Saat memulai Virgin Atlantic, kabar positif yang kami ciptakan berfokus pada sebuah fakta sederhana, bahwa awak pesawat kami benar-benar bersikap baik pada penumpang. Bayangkan-gagasan terobosan besar bagi sebuah maskapai penerbangan.

3. Kebanggaan bersama akan menghasilkan keajaiban

Bisnis tak lebih dari sekumpulan orang yang jelas-jelas menjadi asset terbesar kamu. Sesungguhnya mungkin dalam mayoritas bisnis kamu, orang kamu adalah produk kamu.

Bagi saya, tak ada yang lebih menyedihkan daripada mendengar orang yang kecewa tentang tempat kerjanya. Ketika orang bangga dikaitkan dengan perusahaan, perasaan ini membangkitkan tingkat advokasi dan dedikasi khusus yang menjadi pembeda besar dalam dunia yang penuh dengan orang-orang biasa dan masa bodoh.

4. Memimpin dengan mendengar

Untuk menjadi pemimpin yang baik, kamu harus menjadi pendengar yang baik. Kamu jelas harus mengetahui pikiran Kamu sendiri, tetapi tak ada gunanya memaksakan pandangan kamu kepada orang lain tanpa debat dan semacam konsensus. Tak seorangpun bisa memonopoli gagasan bagus atau saran baik.

Keluar, dengarkan orang lain, biarkan mereka mengungkapkan pikirannya, dan belajarlah dari mereka. Sebagai pemimpin, kamu juga harus sangat pandai menyampaikan pujian. Jangan pernah mengkritik orang secara terbuka: jangan pernah kehilangan kesabaran, dan selalu bersegera menghargai pekerjaan yang telah selesai dengan baik.

Baca Juga :  Yohanes Auri – Agensi Desain yang Berawal dari Kamar Tidur, Kini Sudah Go International

5. Perlihatkan diri Kamu

Pemimpin yang baik takkan terkurung di belakang meja. Saya tak pernah bekerja dalam ruang kerja-saya selalu bekerja dari rumah, tetapi saya terus-menerus keluar dan berkeliaran, menemui orang-orang. Sepertinya saya selalu bepergian, tetapi saya selalu membawa buku catatan untuk mencatat pertanyaan, perhatian, atau gagasan bagus.

Jika terbang dengan salah satu pesawat virgin, saya selalu berusaha keras menemui sebanyak mungkin awak kabin dan penumpang, dan biasanya saya selesai dengan selusin lebih saran atau gagasan. Jika tak mencatatnya, mungkin hanya sedikit yang teringat. Tetapi dengan mencatatnya buku catatan biasa, saya mengingat semuanya. Bicaralah dengan staff dan konsumen kamu di setiap kesempatan, dengarkan apa kata mereka, baik atau buruk, dan tindak lanjutilah.

Sebagian orang mungkin berkomentar, “Yah, itu mudah jika bisnis Kamu kecil.” Tetapi kami berhasil menunjuk pimpinan perusahaan di Virgin yang memiliki filosofi serupa. Dengan cara itu kami dapat menjalankan sebuah kelompok perusahaan besar dengan cara yang sama seorang pemilik bisnis kecil menjalankan bisnis keluarganya-usahakan tetap proaktif, responsif, dan bersahabat.

Itu dia guys Lima rahasia memulai bisnis, semoga artikel ini bermanfaat dan bisa menjadi referensi buat kalian ya guys, jika merasa bermanfaat jangan lupa dishare yak. Ada masukan dan tambahan silakan tinggalkan komentar kamu. Oya artikel ini saya dapat dari buku Like a Virgin.

Nurul Arifin
the authorNurul Arifin
Admin & Writer
Only I can change my life. No one can do it for me.