Senin, 16 September 2019
Bisnis

Ingin Dapatkan Suntikan Dana Usaha? Bubuhkan 5 Poin Berikut Ini Untuk Memikat Calon Investor

Ketika memulai satu bisnis kita biasanya selalu kesulitan terhadap dana untuk menunjang prusahaan kita nanti, dari mulai untuk membayar gaji karyawan, iklan, dan biaya-biaya operasional perusahaan lainnya, tapi untuk menghadapi itu semua maka banyak dari mereka mencari suntikan dana dari para investor atau melakukan pinjaman ke Bank, tapi yang perlu kalian tahu, ketika membayangkan pinjaman ke bank atau suntikan dana dari investor malaikat bukan berarti dapat seperti itu saja, akan tetapi ada tahap yang harus kita lalui yaitu melalui presentasi tentang produk perusahaan kita sehingga ketika kamu mendapatkan suntikan dana dari mereka maka apa yang akan mereka dapat dikemudian hari, berapa untung yang mereka peroleh dari investasi mereka, bagaimana perusahaan meraih laba dari produk tersebut, Nah, pada artikel berikut ini yang saya kutip dari buku Like a Virgin ada 5 point yang harus kamu bubuhkan di slide presentasi kamu supaya nantinya para investor malaikat mau mendanai usaha kamu, berikut ini point-pointnnya:

1. Apa manfaat bagi mereka

Kadang-kadang, entrepreneur yang berharap memulai bisnis pertama mereka begitu memusatkan perhatian pada konsep bisnis, sehingga mengabaikan rencana keuangan dan aspek legal. Sayangnya hal ini sering segera terlihat dalam pertemuan, ketika sang investor mungkin kurang jelas tentang seperti apa sesungguhnya tawaran kerja sama tersebut.

Sebelum mengadakan pertemuan, kumpulkan tim kamu dan putuskan tujuan kamu dalam bisnis dan berapa besar suntikan dana yang kamu butuhkan untuk mewujudkannya.

Akankah kamu menerima uang dengan memberikan bagian saham usaha ataukah lebih cocok dianggap pinjaman? Apa syarat yang kamu bisa terima untuk mendapatkan investasi tersebut? Berapa besar saham perusahaan atau perkiraan keuntungan yang akan kamu berikan untuk pembiayaan awal? Kemungkinan besar penyandang dana potensial kamu akan mengajukan pertanyaan-pertanyaan tersebut. Maka  siapkanlah jawaban yang jelas dan beralasan.

Baca Juga :  3 Hal Yang Bakal Terjadi Jika Seseorang Melanggar Pantangan Dalam Bisnis

Dan saat mempersiapkan presentasi, ingatlah bahwa calon penyandang dana kamu akan ingin tahu mereka bisa berharap seberapa cepat menerima hasil investasi dan kemungkinan “strategi keluar”.

2. Konkretlah

Untuk meraih kepercayaan investor, kamu harus menunjukkan pemahaman menyeluruh atas konsep atau bidang industry kamu dan membeberkan tiap langkah rencana saat menawarkan sesuatu yang baru, inovatif, dan akan membuahkan keuntungan besar atas investasi mereka: alias ‘ROI’.

Jelaskan cara kamu mewujudkan gagasan besar kamu menjadi sebuah jasa yang hebat atau beberkan rencana manufaktur kamu secara detail. Tunjukkan bagaimana pendekatan kamu dapat memakan biaya di bawah harga yang akan dibayar oleh konsumen, sehingga menutupi biaya-biaya dan menghasilkan keuntungan.

Tataplah mata mereka dan suntikkan banyak kata positif seperti, “kami akan meberikan” dan hindari kata-kata bersayap seperti, “Diharapkan”, “bila mujur” atau “mungkin berhasil baik”.

3. Jadilah gangguan yang tak perlu dimaafkan

Jelaskan secara empatik bagaimana perusahaan baru kamu akan memberikan kerja sama yang lebih bagus dibanding pesaing kamu. Dan jika kamu menganggap tak punya pesaing apa pun, pikirkan lagi. Jika memang benar ada potensi dalam konsep kamu, kamu bisa yakin bahwa ada orang lain yang langsung terjun dan mengeksploitasi peluang yang sama.

Jika bank atau investor sedang menelaah bisnis kamu, hampir pasti mereka telah memeriksa pesaing kamu juga. Karena itu dalam presentasi, sudah seharusnya kamu memahami bisnis kamu dan dengan sopan menjelaskan mengapa bisnis kamu lebih baik. Kejutkan mereka! Hindari bersikap negatif berlebihan. Kalau tidak kamu akan terlihat tak punya rasa humor dan sok penting. Dan paling apes kamu seolah tak memandang serius pesaing kamu.

4. Buktikan bahwa pertumbuhannya berkelanjutan

Selamanya pasar baru akan muncul dan sektor-sektor bisnis baru akan muncul ketika kondisi berubah dan bisnis lama sampai di ujung hidupnya. Tak ada yang tetap dalam waktu yang lama, maka jelaskan cara rencana kamu mengatasi perubahan teknologi yang tak terelakkan dan pergeseran pasar yang menghadang di depan kamu.

Baca Juga :  Ingin Menjadi Entrepreneur, 7 Pola Pikir Berikut ini Wajib Kamu Miliki

Pertumbuhan tak terbatas mungkin mustahil di dunia dengan sumber daya terbatas ini. Maka diskusikan tantangan dalam aspek sumber daya dan limbah, dan tampilkan rencana yang menyiratkan keyakinan atas kemampuan perusahaan baru kamu dalam mendukung masyarakat dan lingkungan.

5. Tunjukkan kekuatan pihak kamu

Apakah kamu sudah menyiapkan tim untuk membawa bisnis kamu pada dekade berikutnya, dan apakah CV mereka menunjukkan bahwa mereka akan mampu melaksanakan tugas tersebut? Tunjukkan kepada investor prospektif bahwa kamu telah mendapatkan orang yang tepat untuk bekerja di perusahaan baru kamu. Pemberi dana akan ingin tahu apakah uang mereka ada di tangan yang tepat. Kamu juga perlu menunjukkan bahwa kamu mempunyai seseorang yang dapat menggantikan kamu saat kamu memutuskan melanjutkan usaha berani yang baru!

Masa suram ekonomi global menyebabkan pesaing kamu mungkin bersusah payah mempertahankan pelanggannya. Inilah saat yang tepat untuk menawarkan pendekatan inovatif baru. Di Virgin kami sedang menyaksikan sebuah peningkatan inovasi dan gagasan baru yang tiba-tiba. Ada investor dan bank yang menyadari hal ini dan jika diyakini dengan tepat masih bersedia mengambil resiko ini.

Maka bersikaplah sertif, jaga tawaran kamu tetap pasti, ringkas, dan jelas. Mungkin kamu akan segera menerima cek investasi pertama yang takkan terlupakan. Semoga berhasil!.

Itu dia 5 Point yang Wajib Kamu Bubuhkan Ketika Ingin Memikat Para Investor, semoga artikel ini bisa memberikan manfaat, ada tambahan sila tinggalkan komen kamu.

Nurul Arifin
the authorNurul Arifin
Admin & Writer
Only I can change my life. No one can do it for me.