Senin, 22 Juli 2019
General

10 Prinsip Mendengarkan yang Efektif dan Mudah di Praktekkan

Foto: Pixabay

Seorang leader harus belajar mendengarkan tidak hanya apa yang dikatakan anak buahnya, tetapi juga memahami yang tersirat. Mendengarkan efektif melibatkan pengamatan terhadap bahasa tubuh dan melihat kesesuaian antara pesan verbal dan non-verbal. Misalnya, jika seseorang mengatakan bahwa ia bahagia dengan kehidupannya, tetapi gigi terkatup atau mata berkaca-kaca, Kamu bisa melihat bahwa pesan verbal dan non-verbalnya tidak sesuai. Apa yang ia katakan mungkin tidak seperti apa yang INGIN ia katakan. Supaya kamu bisa mengerti apa yang mereka sampaikan walaupun terkadang susah dibaca, maka kamu wajib simak 10 prinsip mendengarkan berikut ini:

1. Berhenti Berbicara

Jangan berbicara, dengarkan! Ketika orang lain berbicara, dengarkan apa yang mereka katakan. Jangan menyela, berbicara bersamaan atau memberikan penilaian di dalam benak kamu. Berhenti, dan hanya mendengarkan. Ketika orang lain telah selesai berbicara kamu mungkin perlu untuk mengklarifikasi untuk memastikan apakah kamu telah menerima “pesan” mereka secara akurat.

2. Persiapkan Diri untuk Mendengarkan

Relaks dan focus pada pembicaraan. Tempatkan hal-hal lain di luar pikiran. Pikiran manusia mudah terganggu oleh pikiran lain. Saat mendengarkan orang berbicara, benak kita mungkin berdialog sendiri. “Mau makan siang apa ya? Jam berapa saya harus pergi agar tidak kena macet?” Cobalah menempatkan pikiran-pikiran lain dan berkonsentrasi pada pesan yang sedang dikomunikasikan.

3. Berikan Rasa Nyaman

Bantu pembicara untuk merasa bebas berbicara. Ingat kebutuhan dan keprihatinan mereka. Mengangguk, menggunakan isyarat atau kata-kata lain untuk mendorong mereka untuk melanjutkan kalimatnya. Pertahankan kontak mata tapi tidak menatap dapat menunjukkan kamu mendengarkan dan memahami apa yang dikatakan.

4. Hilangkan Gangguan

Focus pada apa yang dikatakan. Jangan mencoret-coret kertas, melihat keluar jendela, memperhatikan kuku atau hal-hal semacamnya. Hindari interupsi yang tidak perlu. Perilaku ini mengganggu proses mendengarkan dan mengirim pesan ke pembicara bahwa kamu bosan atau terganggu.

Baca Juga :  Ramadhan 2019: Negara-Negara di Dunia dengan Waktu Puasa Terlama

5. Berempati

Cobalah untuk memahami sudut pandang orang lain. Lihatlah masalah dari sudut pandang mereka dan lepaskan prasangka. Dengan memiliki pikiran terbuka kita dapat lebih sepenuhnya berempati dengan pembicara. Jika pembicara mengatakan sesuatu yang tidak kamu setujui, jangan membangun argumen dalam benak kamu. Tetaplah berpikiran terbuka mengenai pandangan dan pendapat orang lain.

6. Sabar

Sebuah jeda, bahkan jeda panjang, tidak berarti bahwa pembicara selesai berbicara. Bersabar dan beri waktu pembicara melanjutkan. Kadang-kadang dibutuhkan waktu untuk merumuskan apa yang harus dikatakan dan bagaimana mengatakannya. Jangan mengganggu atau menyelesaikan kalimat untuk seseorang.

7. Hindari Penilaian Pribadi

Cobalah untuk tidak terganggu dengan kebiasaan pembicara saat ia berbicara. Setiap orang memiliki cara berbicara yang berbeda, ada yang gugup lalu menggoyang-goyangkan kaki, membuat gerakan tangan berlebihan, dan lain sebagainya. Focus pada apa yang dikatakan dan coba untuk mengabaikan gaya bicaranya.

8. Dengarkan Nada Bicara

Volume dan nada menegaskan apa yang pembicara katakan. Saat berbicara, seseorang akan menggunakan volume atau tone untuk menjaga perhatian lawan bicara. Ia akan menggunakan pitch, nada dan volume suara dalam situasi tertentu. Hal ini dapat membantu kamu untuk memahami penekanan dari apa yang dikatakan.

9. Dengarkan Ide, Bukan Hanya Kata

Kamu perlu untuk memahami gambar besar dari apa yang dikatakan, bukan hanya potongan-potongan kisahnya. Mungkin salah satu aspek yang paling sulit dari mendengarkan adalah kemampuan untuk menghubungkan potongan-potongan informasi untuk mengungkapkan ide-ide pembicara. Dengan konsentrasi yang tepat dan kemampuan melepaskan gangguan, maka focus ini menjadi lebih mudah.

10. Perhatikan Komunikasi Non-Verbal

Gerak tubuh, ekspresi wajah, dan gerakan mata semua bisa menjadi penting. Kita tidak hanya mendengarkan dengan telinga, tetapi juga dengan mata. Lihat dan dapatkan informasi tambahan yang dikirim melalui komunikasi non-verbal.

Baca Juga :  8 Situs dan Aplikasi Bermanfaat Bagi Pelajar Yang Wajib Kamu Ketahui

Itu dia 10 Prinsip Mendengarkan yang Efektif,  semoga artikel ini bermanfaat buat kamu dan saya pribadi khususnya, ayo mulai dari sekarang praktekkan cara mendengar yang baik supaya kita bisa memberikan solusi dari masalah-masalah yang pembicara hadapi.

Nurul Arifin
the authorNurul Arifin
Admin & Writer
Only I can change my life. No one can do it for me.