Selasa, 27 Juli 2021
Fashion

Mengenal Jenis Kain yang Sering Digunakan Sebagai Bahan Pakaian

Sedang mencari bahan baju atau jenis kain yang cocok untuk dijadikan baju atau gamis? tentunya lebih mudah bagi kita belanja kain baju gamis ke pasar. Selain bisa memilih warna-warnanya, kita pun bisa melihat dan merasakan langsung tekstur dari kain tersebut.

Namun, saat musim pandemi covid saat ini kita was-was untuk pergi ke pasar. Alternatif nya kita bisa belanja kain baju gamis di e-commerce market place. Disanapun sudah banyak sekali yang menjual berbagai macam jenis kain, sehingga kita tidak perlu harus ke pasar.

Namun bagi anda yang belum mengenal tekstur dari bahan kain yang ingin di beli, maka belanja online agak kesulitan.  Walaupun ada info jenis bahan kainnya di bagian deskripsi, tetap agak sulit bagi kita yang tidak familiar dengan jenis-jenis kain.

 

Mengenal Jenis Kain.

Pada dasarnya bahan kain di buat dari serat tekstil alami dan serat buatan. Tentunya sebagian besar dari anda sudah familiar dengan jenis kain wool, sutra, satin, akan tetapi justru ada lebih banyak lagi lho. Oleh karenanya melalui artikel mengenal jenis-jenis kain yang sering digunakan untuk bahan baju kita akan bahas tuntas.

Sebagai info bahwa berbagai jenis kain tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri baik itu dari segi kualitas dan ketahanan bahan kain.  Alangkah baiknya anda mengetahui dan mengenal persis perbedaan-perbedaan jenis kain terutama bagi anda yang ingin membuat baju untuk pribadi atau untuk jualan.

1. Kain Chiffon

Jenis kain chiffon ini juga salah satu kategori bahan kain yang ringan dengan tenunan polos dan sedikit mengkilau. Bahan kain ini memiliki kerutan kecil yang membuat kain chiffon ini terasa agak kasar saat di sentuh.

Kerutan pada kain chiffon terbentuk dikarenakan menggunakan benang z-twist dan s-twist crepe. Benang-benang tersebut di putar masing-masing di putar berlawanan arah jarum jam dan searah jarum jam. Lalu benang crepe juga diputar lebih ketat daripada benang standar. Kemudian enang-benang tersebut ditenun dalam tenunan yang polos.

 

2. Kain Cashmere

Kain cashmere atau kasmir merupakan jenis kain wol yang terbuat dari kambing pashmina  dan kambing kasmir. Kain cashmere terbuat dari serat alami yang dikenal karena bahannya yang sangat lembut.  Sangkin lembutnya kain ini serasa kain sutera saat disentuh.

Jika dibandingkan dengan wol domba, kain cashmere terasa lebih ringat dan hangat. Tidak jarang, bahan kain kasmir ini di jadikan campuran wol, atau di campurkan dnegan jenis kain wol lainnya seperti merino. Hal ini dikarenakan serat kain kasmir sangat halus dan ringan. Dengan di campurkannya bahan tadi memberikan bobot tambahan kepada kain tersebut.

Baca Juga :  12 Jenis Kain Cocok Untuk Baju Gamis Lengkap Dengan Harga Per Meter

 

3. Kain Linen

Jenis kain linen terbuat dari tanaman rami dan termasuk kategori kain yang sangat kuat dan ringan. Jenis kain linen merupahan bahan umum yang sering digunakan untuk taplak meja, handuk, seprai atau serbet.

Jenis kain linen ini biasa juga digunakan untuk lapisan dalam jaket. Jenis kain linen ini kategori kain yang cepat menyerap air dan ringan sehingga menjadikan kain ini sangat ideal untuk bahan pakaian musim panas. Bahan kainnya pun ringan sehingga mudah udara menembusnya dan memoderasi suhu tubuh.  Bagi kamu yang tinggal di area tropis dengan angin sepoi-sepoi, kain jenis ini cocok untuk digunakan sebagai bahan baju.

 

4. Kain Cotton

Jenis kain yang ke-empat kita bahas adalah jenis kain cotton. Jenis kain cotton memiliki serat stapel, dengan kata lain kain jenis ini terdiri dari serat yang berbeda-beda. Kain cotton dibuat dari serat alami tanaman kapas. Sehingga bahan kain cotton secara alami memiliki tekstur yang lembut dan halus.

Penamaan kain cotton berasal dari tanaman kapas yang dipintal hingga menjadi benang dan kemudian ditenun untuk membuat kain yang tahan lama serta juga lembut. Kain cotton biasa digunakan untuk bahan pakaian sehari-hari, seperti kaos dan barang-barang rumah tangga, seperti sprei.

 

5. Kain Satin

Kain satin merupakan salah satu dari tiga macam kain tenun tekstil utama. Hasil dari tenunan kain satin membuat kain ini berkilau, lembut, elastis dan terlihat indah. Pada satu sisi, kain satin memiliki permukaan yang lembut dan berkilau, namun disisi lainnya terlihat agak kasar dan tampat kusam. Kemudian, hasil tenunan kain satin memiliki banyak variasi dalam hal ketebalan serta kelembutannya.

Kain kulit

6. Kain Leather (Kulit)

Sesuai dengan namanya, kain kulit (leather, dalam bahasa Inggris) adalah salah satu jenis kain yang sudah ada sejak ribuan tahun yang lalu di peradaban manusia. Kain kulit ini terbuat dari beberapa jenis binatang, seperti contoh ada yang dari kulit sapi, kambing, harimau, buaya, babi atau ular. Untuk teknik pembuatan kain kulit binatang inipun harus dengan penanganan dan perawatan khusus. Saat ini kulit sapi adalah yang terpopuler untuk digunakan sebagai bahan kain.

Baca Juga :  Wajib Punya, 12 Pakaian Basic Pria Yang Tak Termakan Zaman

Pemilihan kulit sebagai bahan kain dikarenakan ketahanannya yang cukup lama, tahan kerutan, dan juga bisa di olah menjadi banyak barang lainnya berdasarkan jenis kulit hewan, kualitas dan perawatannya.

 

7. Kain Suede

Kain Suede merupakan jenis kain kulit yang terbuat dari bagian bawah kulit hewan. Disamping dari kulit domba, kain ini juga bisa di buat dari kulit kambing, babi, anak sapi dan rusa. Dikarenakan bahan dasarnya adalah bagian bawah kulit, maka tekstur kain suede ini halus, tipis dan tidak sekuat kulit binatang lainnya.

Akan tetapi, kain suede kategori kain yang sangat tahan lama. Karena sifatnya yang tipis dan lentur, maka ia dapat di cetak dan di bentuk dengan mudah. Barang-barang yang bisa di buat dari bahan kulit suede ini adalah seperti alas kaki, tali pinggang, tas, dan jaket.

 

8. Kain Jersey

Jenis kain Jersey merupakan kain rajut yang lembut dan elastis yang pada awalnya kain ini terbuat dari wol. Pada saat ini, jersey juga ada yang terbuat dari katun, serat sintesis dan campuran katun. Pda bagian belakang kain jersey biasanya berupa rajutan yang bertumpuk, sedangkan sisi depan kain jersey berupa rajutan yang halus. Dikarenakan berat kain jersey ini dari ringan hingga sedang, kain jenis ini sering digunakan untuk berbagai jenis pakainan dan perlengkapan rumah tangga seperti kaus atau sprei.

 

9. Kain Polyester

Kain polyester merupakan serat sintesis yang di buat dari petrokimia, seperti minyak bumi dan batu bara. Kain polyester ini memiliki sifat panas dan tidak bisa menyerap air atau keringan dengan baik. Namun pun begitu, kain jenis ini tergolong tahan lama, sehingga ada jenis campuran kain polyester. Campuran kain polyester ini sangat populer dikarenakan seratnya yang tahan lama dapat memenambah kekuatan pada jenis kain lainnya.

10. Kain Silk (Kain Sutra)

Siapa yang tidak pernah mendengar kain sutra, salah satu kain primadona di bumi ini. Kain sutra terbuat secara alami oleh ulat sutra sebagai bahan untuk sarang dan kepompong mereka. Kain sutra cukup terkenal dikarenakan kilauan, kekuatannya, kelembutannya serta tahan lama. Biasanya kain sutra digunakan untuk pakaian wanita, pakaian formal, aksesoris,  sprei dan jenis barang yang terbuat dari kain sutra lainnya.

Baca Juga :  4 Jenis Kain Anti Air Cocok Untuk Baju dan Jaket Lengkap Dengan Harga Per Meter

 

11. Kain Viscose

Kain viscose adalah jenis kain rayon semi-sintetis yang terbuat dari bubur kayu. Bahan ini gunakan sebagai pengganti sutra. Oleh karena itu,  kain viscose memiliki tekstur dan nuansa halus yang mirip dengan kain mewah. Kain viscose adalah kain yang  mirip dengan kain sutra dengan harga yang jauh lebih murah untuk diproduksi. Untuk membuat pakaian seperti blaus, jaket atau gaun, kain viscose adalah bahan yang cocok.

 

12. Kain Tweed

Kain tweed biasanya terbuat dari wol dan ditenun secara kasar. Adapun seratnya dapat di tenun menggunakan tenunan kepar atau tenunan polos. Kain tweed adalah kain yang sangat hangat, kaku dan tebal. Kain tweed ini biasanya di tenun dengan pola dan warna yang menarik. Pemilihan warna benangnya pun bermacam-macam sehingga membentuk pola yang dinamis. Biasanya pola yang dibentuk adalah garis vertikal dan kotak kecil. Kain tweed sangat cocok untuk jaket dan setelan.

13. Kain Velvet (Beludru)

Kain velvet atau juga dikenal dengan istilah kain beludru merupakan salah satu kain lembut dan terkesan mewah. Lembaran kain velvet terasa lembut, mengkilap dan sangat indah. Sebenarnya kain ini awalnya terbuat dari kain sutra. Dikarenakan memiliki sifat yang lembut dan mewah, kain inii sering di buat menjadi gaun malam atau acar-acara formal atau khusus.

Untuk membuat kain velvet ini, kita juga bisa mengkombinasikannya menggunakan bahan-bahan seperti kapas, wol, mohair, linen, dan serat sintetis. Sehingga harga dari kain velvet ini bisa lebih murah dan juga bisa digunakan untuk membuat pakaian sehari-hari. Kain Velvet juga sering digunakan untuk membuat kain pelapis gorden, gorden, batal dan lainnya.

 

14. Kain Muslin

Jenis kain muslin merupakan kain katun tenunan yang longgar.  Kain muslin dibuat menggunakan teknik tenunan polos. Kain muslin lebih sering digunakan sebagai bahan dasar atau prototipe untuk membuat pola sebelum memotong dan menjahit produk asli nya. Hal ini dikarenakan kain muslin sangat ringan dan tipis sehingga mumbuatnya mudah untuk di jahit.

Nah itu dia ke -14 Jenis Kain yang Sering Digunakan Sebagai Bahan Pakaian. Untuk diperhatikan, sebagian kain ada yang memiliki kualitas yang baik, dan ada juga dengan harga yang mahal hingga yang terjangkau. Pilihan ada di tangan anda. Semoga artikel tentang jenis kain ini dapat membantu anda.

Dzulgunar M. Nasir
the authorDzulgunar M. Nasir
Editor & Writer
Sometimes I force myself to write something I dislike. Therefore I Learn.