Friday, 22 March 2019
InspirasiLife Style

Cara Mengatakan Tidak Pada Orang Lain Secara Sopan

Banyak orang yang mengalami kesulitan untuk berkata “tidak” untuk suatu hal. Pernah kah anda diminta bantu atau minta komitmen oleh teman atau siapa saja, namun sulit untuk mengucapkan “tidak”. Pastinya anda merasa berkewajiban untuk bilang “Ya” terhadap permintaan dari teman atau orang-orang terdekat anda.

Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini saya akan membahas sedikit banyaknya bagaimana cara mengatakan “tidak” terhadap sesuatu baik itu terhadap komitmen maupun permintaan bantuan.

Sebelumnya, kita harus menyadari bahwa hanya karena kita bisa melakukan sesuatu, bukan berarti kita wajib membantu atau memenuhi permintaan orang lain begitu saja. Kita harus bisa memprioritaskan, yang mana lebih penting atau bisa kah kita membantu tanpa harus membuat repot diri sendiri karena kerjaan sendiri daja belum diselesaikan. Nah, yakin lah bahwa anda memiliki hak untuk mengatakan “tidak” terhadap ajakan atau permintaan bantuan sehingga jelas batasan antara anda dan orang-orang sekitar. Namun harus diperhatikan bahwa mengatakan “tidak” disini haruslah dengan cara yang sopan.

Berikan Permisi Untuk Mengucapkan “Tidak”

Berikan waktu sedikit untuk dirimu sendiri untuk berfikir, apakah dirimu menginginkannya atau ingin melakukan tawaran yang di tawarkan kepadamu. Kita bisa menunda untuk menjawab nya mungkin hingga esok hari. Dengan begitu kita bisa memprioritaskan agenda kita.  Jika kita mengambil contoh, teman anda mengajak untuk pergi ke Bar, dan anda memiliki agenda / suka hal lainnya maka bisa menolaknya dengan cara sopan. Setelah menolaknya, mungkin anda bisa mengajaknya untuk mengikuti aktivitas yang akan anda lakukan nantinya.

Bangun Batas Pribadimu Dengan orang lain

Pertimbangkan apa yang mampu anda lakukan dan apa yang sebenarnya anda senang lakukan. Ada dua cara untuk membangun batasan anda, yang pertama adalah membuat peraturan untuk diri sendiri. Misal, anda membuat peraturan bahwa setiap minggu anda hanya punya dua atau tiga malam untuk keluar rumah, mungkin ngumpul (hangout) bareng teman-teman di kedai kopi. Selain dari tiga hari tersebut, anda tidak keluar rumah.

Baca Juga :  Manfaat Belajar Bahasa Asing di Era Globalisasi

Contoh lain, mungkin anda hanya melakukan tugas sosial secara relawan dua kali dalam sebulan. Selebih dari itu mungkin anda tidak bisa membantu orang lain dikarenakan jadwal anda sendiri yang sudah anda buat.

 

Berhati-hatilah Pada Teman Yang Menggunakan Tehnik Membujuk

Hal ini pasti akan anda jumpai terhadap teman yang agak sedikit memaksa anda untuk membantunya. Contoh sebuah situasi dimana teman kita meminta kita untuk membantu nya untuk menjaga kucing peliharaannya selama ia pergi. Saat permintaan pertama, kita mengatakan tidak bisa menjaga kucingnya dengan alasan yang masuk akal, contoh anda memiliki jadwal kuliah yang padat sehingga sulit bagi anda menjaganya selalu.

Namun, keseringan orang-orang akan meminta anda untuk kedua kalinya. Anda harus yakin dengan komitmen anda bahwa anda tidak bisa membantunya dikarenakan kegiatan anda yang sangat sibuk. Ucapkan terima kasih atas kepercayaannya untuk menjaga kucingnya, dan ucapkan selamat mencari orang lain untuk membantunya.

Berlatih Untuk Mengatakan “Tidak”

Tidak lah mudah bagi kita yang sudah keseringan membantu orang untuk mengatakan tidak saat ada yang meminta bantuan kita. Nah, tidak ada salahnya kita berlatih untuk bagaimana cara mengucapkan tidak – dengan arti lain berlatih cara menolak permintaan dari seseorang.

Berlatih lah sendiri di kamar. Cobalah untuk berdiri di depan cermin dan perhatikan dirimu sendiri. Coba mengucapkan tidak secara tegas, sehingga anda akan terbiasa dengan kata “tidak”. Latihan ini sebenarnya untuk kita yang suka gugup saat teman atau bos kita meminta bantuan. dan tujuan dari latihan ini adalah untuk mengurangi rasa gugup tersebut.

Mintalah Waktu Lebih Panjang Untuk Mempertimbangkannya

Sepintas, seperti yang sudah saya sebutkan diatas minta lah waktu lebih panjang agar anda bisa memberikan jawaban yang sesuai dengan kata hati anda.  Anda bisa mengucapkan “besok akan saya kabari lagi” atau “Akan saya pikirkan terlebih dahulu” atau “saya lihat jadwal saya terlebih dahulu”. Dengan begitu, orang tidak bisa terlalu memaksa kita.

Baca Juga :  3 Cara Membangun Sikap Toleransi Antar Umat Beragama

Sehingga kita memiliki waktu berfikir apakah anda akan menerima permintaan mereka ataukah menolaknya. Jika anda rasa permintaan mereka bermanfaat dan menyenangkan bagi anda untuk dilakukan, mengapa harus menolaknya. Namun jika kata hati anda tidak menyukai permintaan tersebut, mungkin anda akan memberi respon tidak terhadap permintaan mereka.

Berfikir Positif

Kita menyadari bahwa saat kita membantu orang lain, kita juga telah mempelajari sesuatu yang baru. Jika kita berkata “ya” terhadap permintaan bantuan dari teman/bos kita, kita akan mendapatkan suatu ilmu baru atau bisa jadi teman serta koneksi-koneksi baru yang bisa menghantarkan kita ke gerbang kesuksesan.

Dilain sisi, mengucapkan “tidak” terhadap permintaan teman/bos kita, bisa membuat personal kita lebih kuat, sehingga orang tidak semena-mena meminta bantuan dari kita. Pasti anda punya teman atau bos yang suka semena-mena dalam meminta bantuan dari anda. Ditambah lagi anda tidak menyukai melakukan hal tersebut. Maka mengucapkan “tidak” adalah hal yang tepat.

Oleh karenanya, kita harus pandai dalam mempertimbangkan permintaan bantuan baik itu dari teman atau bos kita. Karena apapun itu pilihan kita akan berefek pada hubungan dengan teman/bos kita.

Semoga artikel singkat tentang bagaimana cara menolak permintaan bantuan dari teman/bos ini menginspirasi teman-teman agar lebih mempertimbangkan sesuatu. Semoga artikel Cara Mengatakan Tidak Pada Orang Lain Secara Sopan Cara Mengatakan Tidak Pada Orang Lain Secara Sopan ini bermanfaat bagi anda semua.

 

Dzulgunar M. Nasir
the authorDzulgunar M. Nasir
Admin & Writer
Sometimes I force myself to write something I dislike. Therefore I Learn.