Rabu, 23 Oktober 2019
Life Style

Inilah 10 Kewajiban Suami Terhadap Istri

Inilah 10 Kewajiban Suami Terhadap Istri, No 5,6, dan 7 Sering Dilupakan

Dalam tulisan kali ini, Penulis ingin mengingatkan kita semua tentang kewajiban suami terhadap istri, bukan berarti istri tidak memiliki kewajiban pada suami namun suami adalah kepala keluarga yang harus mengingat dengan baik tugasnya, biasanya kewajiban istri sudah lumrah kita dengar, bedahalnya dengan kewajiban suami yang jarang sekali dibahas.
Demi mencapai keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah, kedua pihak (suami dan istri) harus saling mengetahui kewajiban masing-masing, saling mengingatkan, membantu dan menghargai pasangannya.
Berikut ini 10 kewajiban suami terhadap istri yang perlu kita pahami dengan baik;

1. Memberikan Mahar atau Maskawin

Dalam Islam, Allah berfirman “Berikanlah mahar kepada wanita yang kamu nikahi sebagai pemberian dengan penuh kerelaan” (QS. An-Nisa: 4). Jadi hal pertama yang harus dilakukan oleh suami adalah memberikan mahar atau maskawin kepada istri. Ayat diatas menerangkan bahwa suami memberikan mahar dengan penuh kerelaan, tidak memberatkan apalagi pemaksaan, jadi intinya tidak perlu mahar unik, mahal, atau langka, cukup mahar yang disanggupi oleh suami. Lebih baik jika mahar ini dibicarakan kedua belah pihak antara calon suami dan istri sebelum memasuki pihak keluarga besar, karena di daerah-daerah tertentu mahar menjadi persoalan yang akhirnya membatalkan sebuah pernikahan.

2. Mencari Rezeki

Kewajiban kedua ini harus dipahami dengan baik, mencari rezeki yang halal adalah kewajiban suami terhadap istri. Bukan rezeki dari hasil mendzhalimi dan mengambil hak orang lain.

3. Memberi Nafkah

Suami bertugas memberi nafkah kepada istri dan anak-anaknya, jika memiliki istri lebih dari satu maka wajib berlaku adil (memberi nafkah lahir dan bathin secara sama rata) menggauli istrinya dengan baik, tidak memukul wajah dan tidak menghina istri merupakan nafkah bathin yang wajib diberlakukan oleh suami.

4. Menyediakan tempat tinggal

Jika sekarang suami membawa istri tinggal di rumah orang tuanya atau sebaliknya suami yang tinggal di rumah orang tua istri memang suatu hal lumrah dan tidak ada salahnya. Namun, perlu diingat bahwa  suami memiliki kewajiban menyediakan tempat tinggal untuk istri dan anak-anaknya, kecil atau besar rumah itu sesuai dengan kemampuan suami. Intinya, “Baiti jannati” rumahku adalah surgaku, jadi tidak lain kata itu memberikan makna kenyamanan tempat tinggal untuk penghuninya.

5. Membersihkan dan Merapikan Rumah

Point ini sangat sulit dilakukan oleh suami meski ini juga kewajibannya, jadi kewajiban ini seringkali dibebankan kepada istri dan atas kemauan dan kerelaannya ini tidak masalah,  apalagi istri akan mendapat pahala dari Allah. Suami akan sibuk mencari rezeki sehingga tidak akan sempat melakukan kewajibannya untuk membersihkan dan merapikan rumah,  oleh karena itu suami berusahalah untuk tidak membuat kotor dan membuat berantakan rumah ^_^.

Baca Juga :  7 Akibat Buruk Karena Kebanyakan Tidur Bagi Fisik dan Jiwa

6.  Memasak

Penulis pernah mendengar bahwa Tuhan memberikan skill alami kepada wanita dalam hal memasak, dan melakukan pekerjaan rumah lainnya, jadi dengan berbagai skill itu wanita yang sudah menjadi istri bisa membantu suaminya. Karena kesibukan mencari rezeki, suami juga tidak sempat menunaikan kewajibannya untuk memasak, jika suami ingat bahwa memasak adalah kewajibannya jadi dia tidak menghina masakan istrinya dan tidak marah jika istri tidak mau memasak.

7. Mencuci dan Menyetrika Pakaian

Meskipun point ini jarang dibahas, bahkan sebagian suami mengganggap martabatnya akan jatuh jika melakukan point ini. tapi perlu diingat bahwa mencuci pakaian juga kewajiban suami, Jika istri tidak sanggup membantu point ini dan suami sibuk mencari rezeki maka boleh mencari asisten rumah tangga atau mengantarkannya ke jasa laundry. Dan jika istri juga membantu point ini, maka Pak suami harus banyak bersyukur dan seringlah memberi pijatan dibahu dan lengan istri ^_^ (biar hilang pegelnya).

8.  Membeli pakaian dan keperluan lain-lain

Jika suami senang diajak shopping oleh istri berarti dia paham betul bahwa kewajibannya adalah membeli pakaian dan berbagai keperluan lainnya, suami harus memikirkan keperluan istri dan anaknya sebelum memikirkan keperluannya, begitulah sikap kepala rumah tangga yang baik. Namun suami harus menjadi penyaring dan tegas melarang jika keperluan-keperluan yang ingin dibeli melebihi kebutuhan, karena dalam Islam sikap boros atau berlebih-lebihan sangat dilarang.

9.  Menjaga dan Melindungi Istri

Suami wajib menjaga dan melindungi istrinya, termasuk menjaga istri dari segala sesuatu yang menodai kehormatannya, dan menjaga harga dirinya. Sebelum menjaga dan melindungi istri dari faktor eksternal
suami sendiri sebagai faktor internal tidak melakukan hal-hal yang membahayakan istri, baik itu bahaya dunia maupun akhirat.

10.  Memberi Pengertian dan Membimbing Istri

Suami wajib melakukan point ini walau sesibuk apapun dalam mencari rezeki, kewajiban memberi pengertian dan membimbing istri secara lemah lembut atau baik.  Apabila istri tidak mau menuruti sedang dia melakukan keburukan maka suami wajib mendidik atau membimbing dan membawa istri kepada kebaikan (ketaatan), walaupun secara paksa.

Itulah 10 kewajiban suami terhadap istri. Meskipun susah dan sulit untuk diterapkan, namun jika ingin memiliki istri yang sholeha dan taat kepada suami, sebaliknya suami  harus memenuhi kewajibannya terlebih dahulu kepada istri serta menjadi teladan yang baik. Dengan penuh doa semoga kita semua mencapai keluarga yang  sakinah, mawaddah, wa rahmah.  Amin ^_^

Irawati Ilyas
the authorIrawati Ilyas
writer