Friday, 22 March 2019
Life Style

7 Akibat Buruk Karena Kebanyakan Tidur Bagi Fisik dan Jiwa

Ayo Kurangi Tidur Berlebihan

Tidur merupakan suatu aktivitas yang dilakukan oleh manusia pada malam dan siang hari. Tidur juga salah satu hal penting yang harus dipenuhi setiap harinya. Durasi waktu tidur normal untuk orang dewasa adalah 8 jam. Terkadang sebagian orang mengalami kekurangan tidur akibat banyak pekerjaan yang harus dikerjakan. Hal ini akan beresiko buruk pada kesehatan fisik maupun jiwa. Selain itu, jika seseorang mengalami kelebihan tidur maka akan memberikan efek buruk pula terhadap kesehatan fisik dan jiwa. Oleh karena itu, orang dewasa dianjurkan untuk tidur dalam durasi waktu yang normal atau tidak kurang dan tidak lebih. Tulisan ini akan berfokus pada efek buruk terhadap fisik dan jiwa akibat tidur berlebihan.

1. Merusak otak

Penelitian diuniversitas London menunjukkan kelebihan dan kekurangan tidur dapat mengakibatkan penuaan otak 7 tahun lebih cepat. Maka khususnya bagi siswa dan mahasiswa untuk menghindari tidur berlebihan agar tidak mengalami pikun lebih cepat sebab kepikunan dapat berdampak buruk pada keahlian akademik. Sedangkan pada wanita 45 tahun keatas yang tidur lebih dari 9 jam perhari akan mengakibatkan penuaan otak 2 tahun lebih cepat.

2. Sakit kepala

Sakit kepala adalah penyakit ringan yang sering dialami oleh kebanyakan orang. Sakit kepala merupakan efek dari banyak pikiran, pengaruh keadaan lingkungan dan faktor makanan. Selain itu, sakit kepala juga diakibatkan oleh kelebihan tidur karena berpengaruh buruk pada neurotransmitter. Menurut astieyoung.com, neurotransmitter adalah zat kimia yang disintesis dalam neuron dan disimpan dalam gelembung sinaptik pada ujung akson.

3. Bahaya bagi jantung

Jantung adalah organ yang sangat penting dalam tubuh manusia. Jantung memiliki fungsi memompa darah keseluruh tubuh. Tidak hanya itu, jantung juga memiliki fungsi untuk membagikan oksigen ke seluruh tubuh dan membersihkan seluruh tubuh dari karbondioksida (inaheart.or.id). Penelitian mengungkapkan bahwa orang yang tidur lebih dari 7 jam perhari maka akan lebih berpotensi mengalami penyakit jantung sebab pada saat tidur jantung akan kekurang pasokan oksigen sehingga mempersulit aliran darah keseluruh tubuh.

Baca Juga :  3 Cara Membangun Sikap Toleransi Antar Umat Beragama

4. Kelebihan berat badan (obesitas)

Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa terlalu banyak tidur membuat tubuh mengalami rasa lapar yang berlebih akibat produksi hormon ghrelin di lambung. Hormon ini mengarahkan rasa lapar pada makanan yang mengandung karbohidrat dan kebutuhan rasa manis yang berlebihan. Akibatnya, seseorang akan banyak mengkonsumsi makanan ringan dengan kadar karbohidrat, gula, serta MSG yang tinggi. Terlalu banyak tidur juga dapat mengacaukan sistem metabolisme tubuh sehingga produksi insulin terganggu dan menyebabkan gula darah tidak terkontrol. Gula darah tinggi dalam tubuh menyebabkan rasa kenyang dan mengantuk yang besar. Inilah pemicu terjadinya obesitas (halosehat.com)

5. Menurunkan keinginan untuk bersosialisasi

Sosialisasi merupakan hal yang sangat dibutuhkan oleh setiap manusia. Sebab menurut ilmnu sosiologi manusia itu tidak dapat hidup sendiri tetapi selalu membutuhkan bantuan dai orang lain. Salah satu penyebab sejumlah orang kurang bersosialisasi adalah karena mereka sering tidur maka akan menyebabkan mereka malas berkomunikasi, berinteraksi dan membentuk relasi dengan orang-orang disekitar.

6. Badmood

Badmood termasuk kedalam kategori kesalahan dalam hal kejiwaan. Badmood disebabkan karena stress. Dimana stress muncul akibat tidur yang berlebihan. Stress merupakan salah satu penyakit jiwa yang tidak bisa dibiarkan sebab jika dibiarkan maka akan membahayakan kesehatan fisik.

7. Resiko depresi

Kekurangan maupun kelebihan tidur berisiko menyebabkan gangguan pada mental seseorang salah satunya adalah depresi. Sebuah penelitian menyebutkan bahwa tidur 7-9 jam setiap malam mempunyai risiko terkena depresi sebanyak 27%, sedangkan tidur lebih dari 9 jam berisiko lebih banyak yakni 49%. Hal ini menunjukkan bahwa orang depresi cenderung memiliki waktu tidur yang lebih banyak (halosehat.com).

Oleh karena itu, alangkah baiknya jika dapat menjaga durasi tidur yang normal agar kesehatan fisik dan jiwa tetap terjaga. Perlu diingat bahwa kerugian yang dialami oleh seseorang yang kelebihan tidur tidak hanya berdasarkan tujuh poin diatas tetapi masih ada kerugian-kerugian lainnya yang dapat anda ketahui dari dokter ahli, penelitian kesehatan dan juga website terpercaya. Perhatikanlah kebutuhan tubuh anda agar tidak kurang dan tidak lebih sebab sesuatu yang baik belum tentu akan menjadi baik jika dilakukan secara berlebihan.

Baca Juga :  Cara Mengatakan Tidak Pada Orang Lain Secara Sopan
Zul Fadly
the authorZul Fadly
WRITER