Tuesday, December 11, 2018
Life StyleOther

3 Cara Membangun Sikap Toleransi Antar Umat Beragama

Tidak toleransi = Tidak damai

Didalam kehidupan, toleransi merupakan hal yang sangat penting sebab toleransi akan membawa manusia ke kehidupan yang damai dan tentram. Jika tidak ada sikap toleransi maka bumi akan dibasahi oleh darah. Ada banyak jenis toleransi, tetapi didalam tulisan ini, penulis akan focus kepada toleransi terhadap variasi agama. Didalam tulisan ini, akan dijelaskan apa definisi toleransi terkait dengan agama. Bagaimana meningkatkan rasa toleransi terhadap agama lain dan akibat buruk jika manusia tidak memiliki sikap toleransi khususnya terhadap agama.

Sebelum sampai ke penjelasan setiap poin yang telah disebutkan sebelumnya, tulisan ini terinspirasi dari diskusi penulis dengan salah seorang teman yang beragama Kristen katolik. Diskusi tersebut berisi tentang toleransi terhadap agama lain. Teman penulis merupakan umat Kristen yang sangat menghargai agama lain. Teman penulis juga memiliki pengalaman ditolak oleh sebuah kelompok masyarakat fanatic dimana dia sedang menjalankan sebuah mata kuliah praktek pengalaman lapangan. Sifat kritis nya menjawab perntanyaan-pertanyaan deskriminasi dan mencari solusi untuk sebuah masalah membuat masyarakat tersebut pada akhirnya menerima keberadaanya. Kelompok masyarakat tersebut mulai menghargai dan menerima keberdaannya di tengah-tengah kelompok tersebut.

Definisi toleransi menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, toleransi berarti dua kelompok yang memiliki kebudayaan berbeda dimana mereka saling berhubungan. Sedangkan menurut bahasa latin, toleransi adalah membiarkan setiap orang memiliki pendapat berbeda tetapi bukan berarti menyetujui pendapat yang berbeda tersebut. Dengan bahasa lain, toleransi memberikan keleluasaan bagi setiap manusia untuk menjalankan ideology mereka masing-masing dimana manusia dari ideology yang berbeda harus saling menghargai antara satu ideology dengan ideology lainnya. Jika dikaji secara lebih spesifik dari segi toleransi agama maka setiap orang harus menghargai dan menghormati perbadaan pedoman hidup atau agama manusia dengan tidak mencela satu sama lain. Menghargai seseorang beribadah dengan cara yang berbeda bukan berarti menerima yang mereka lakukan tetapi mendasari pada pemikiran akan aspek kehidupan yang beragam.

Menurut UNESCO (1997), toleransi merupakan sebuah kebutuhan bagi manusia yang diibaratkan seperti makan dan minum. Dari pernyataan tersebut maka tanpa keraguan toleransi yang menentukan manusia hidup dan mati. Alasannya adalah tanpa toleransi maka perdamaian tidak akan terbentuk yang pada akhirnya akan mengarahkan pada permusuhan dan pembunuhan. Oleh karena itu, untuk menghindari keburukan yang terjadi maka toleransi harus dibentuk dan ditingkatkan didalam setiap jiwa manusia.

Toleransi dapat ditingkatkan dengan 3 cara

1. Peningkatan toleransi melalui pendidikan

Image: Pixabay

Pendidikan merupakan media untuk mengubah mindset setiap orang adalah sebuah alasan toleransi dapat diajarkan di lingkungan pendidikan seperti sekolah, keluarga dan lingkungan khusus pendidikan agama dimana toleransi harus menjadi kompetensi inti yang wajib dicapai siswa/i. Helen Keller (18801986) mengatakan “hasil tertinggi dari pendidikan adalah toleransi”. Keller sangat mendukung pendidikan harus menekankan terlebih dahulu pengajaran toleransi.

2. Mendalami ilmu pengetahuan agama masing-masing

Image: Pixabay

Tidak ada agama didunia ini yang menghalalkan permusuhan/tidak toleransi. Manusia yang tidak mempunyai sifat menghargai agama lain adalah mereka yang tidak mendalami ilmu agama.

3. Menghilangkan sikap egois yang selalu menganggap orang lain salah

Image: Pixabay

Jalan pikiran yang seperti ini memicu semakin membesarnya sikap toleransi agama. Cara-cara ini akan membawa dunia ke arah yang membentuk rasa toleransi agama yang lebih kokoh.

Berpikirlah bahwa yang mereka lakukan adalah kebenaran yang berdasarkan jalan pikiran mereka sendiri. Setiap agama tidak mendasari paksaan untuk menganut agama itu tetapi pada keikhlasan. Dua agama yang memiliki perintah untuk berdakwah yaitu Islam dan Kristen namun bukan melalui paksaan melainkan kerelaan yang ada pada setiap individu. Toleransi juga dapat dibangun dengan cara belajar mencintai perdamaian. Jika seseorang cinta damai maka syarat untuk menyatakan perdamaian akan dipenuhi seperti toleransi. Selain itu, kajilah filsafat kehidupan (baca: Philosophy of Life oleh Peter Kreeft) bagaimana seharusnya manusia itu hidup dari sudut pandang filsafat. Filsafat kehidupan akan berhubungan erat dengan seluruh aspek utama dalam kehidupan khususnya agama.

Didalam kehidupan, toleransi merupakan hal yang sangat penting sebab toleransi akan membawa manusia ke kehidupan yang damai dan tentram. Jika tidak ada sikap toleransi maka bumi akan dibasahi oleh darah. Ada banyak jenis toleransi, tetapi didalam tulisan ini, penulis akan focus kepada toleransi terhadap variasi agama. Didalam tulisan ini, akan dijelaskan apa definisi toleransi terkait dengan agama. Bagaimana meningkatkan rasa toleransi terhadap agama lain dan akibat buruk jika manusia tidak memiliki sikap toleransi khususnya terhadap agama.

Zul Fadly
the authorZul Fadly
WRITER