Jumat, 21 Juni 2019
MovieReviews

(REVIEW FILM) Bad Genius (2017) : Seguhan Film yang Mengisahkan Efek dari Menyontek

Efek Memberi Contekan Kepada Teman.

REVIEW FILM BAD GENIUS (2017) – Film yang satu ini memang pantas untuk untuk diulas secara mendetail. Pasalnya film Bad Genius adalah salah satu film Thailand yang ber-tema-kan pendidikan sarat makna namun bisa di salah artikan oleh banyak kalangan, termasuk orang tua. Sebagian orang tua yang menonton film Bad Genius akan berpikiran film ini akan mengajarkan tentang bagaimana menyontek dan juga mencari uang dari memberikan contekan. Oleh karenanya, tidak salah jika pada artikel kali ini kita akan sedikit banyaknya membahas tentang Bad Genius.

Plot Cerita Film Bad Genius

Lynn adalah tokoh utama dalam film ini, di ikuti oleh Bank, Grace dan pacarnya yang kaya itu. Lynn sangat jenius dan ayahnya ingin ia bersekolah di sekolah yang notabene nya waah, dan luar biasa. Tujuannya agar Lynn mendapatkan beasiswa untuk melanjutkkan kuliahnya keluar negeri. Lynn pun akhirnya masuk ke sekolah yang waah barusan dengan permohonan dari ayahnya (ayahnya seorang guru di sekolah lain).

Bad Genius (2017)

Di sekolah yang baru, Lyn bersahabat baik dengan Grace. Grace adalah gadis cantik dan pandai bermain theather. Grace cenderung memiliki talenta desain dan berbau seni. Namun ia tidak memiliki kemampuan dengan pelajaran matematika atau berhitung lainnya. Lynn pun bersedia membantunya untuk belajar agar Grace mampu menjawab pada saat ujian. Saat ujian tiba, Lynn menyadari bahwa soal-soal matematika tersebut adalah soal-soal yang sudah pernah mereka review dan pelajari namun Grace justru lupa semua yang sudah ia pelajari.

Melihat Grace yang tidak bisa menjawab apapun, Lynn merasa kasian. Lynn berusaha menjawab semua soal dengan cepat. Lalu ia pun menuliskan semua kunci jawaban pada penghapus karet pinsil. Ada aksi yang tidak pernah terbayangkan saat Lynn memberikan penghapus karet tersebut kepada Lynn. Penasaran? nonton filmnya hehehe.

Baca Juga :  Gratis, Uji Coba Aplikasi HRD Berbasis Web LinovHR

Setelah ujian berakhir, Grace pun menceritakan perihal tersebut kepada pacarnya. Pacarnya yang sangat kaya akhirnya mendapatkan ide yang licik dan menawarkannya kepada Lynn. Ide tersebut adalah dimana Lynn memberikan contekan setiap mata pelajarannya dan di bayar tiap-tiap mata pelajaran dengan harga yang lumayan tinggi. Tergiur dengan uang yang di tawarkan, Lynn pun setuju. Akhirnya mereka les “piano” dengan Lynn. Lhaa kok jadi les piano? Nah disinilah letak asyiknya film Bad Genius ini. Penasaran? nonton filmnya ya
hehehe.

Musim ujian selanjutnya pun berlangsung, kali ini Lynn dan beberapa teman mulai di curigai oleh Bank. Bank adalah anak murid yang jujur, baik, dan super jenius, ia pun melaporkan perihal aneh saat ujian. Lebih tepatnya Bank melapor ke kepala sekolah bahwa ada aksi contek menyontek di dalam ruang ujian. Dari sinilah masalah menjadi lebih besar. Lynn pun ketahuan memberikan contekan kepada teman-teman nya dan akhir nya  Lynn di putuskan beasiswa keluar negerinya. Cita-cita Lynn ingin kuliah keluar negeripun kandas hanya karena perbuatannya.

Namun aksi memberi contekan tidak berakhir di situ, test masuk ke perguruan tinggi ke luar negeri (STIC) sedang di gelar pada tahun itu. Kali ini Lynn dan Bank bersatu untuk memberikan contekan dari Australia ke teman-teman mereka yang berada di Thailand. Lagi-lagi, saya mengajak pembaca sekalian untuk tonton aksi seru nya ^_^

Bad Genius (2017)

Release

Film Bad Genius ini di rilis pada akhir tahun 2017. Diangkat berdasarkan beberapa kejadian asli di Thailand.

Comment

Walaupun Bad Genius film yang menuai kontroversi di kalangan masyarakat Thailand, sang sutradara memiliki alasan kuat tersendiri mengapa ia mengangkat cerita tersebut. Ia ingin menunjukkan bahwa menyontek atau bahkan memberikan contekan kepada teman di kelas dapat merugikan orang lain serta dirinya sendiri.  Dalam film tersebut Lynn kehilangan kesempatan beasiswanya ke singapore, dan Bank dikeluarkan dari sekolah. Mereka berdua yang memberikan contekan, namun berakhir dengan kemalangan.

Baca Juga :  Review Galaxy A8, Smartphone Menengah Samsung dengan Fitur Premium
Bad Genius (2017)

Benar apa adanya bahwa menyontek tidak akan memberikan manfaat apa-apa terhadap diri kita sendiri. “di kuliah tidak ada multiple choice” – begitulah kata-kata Lynn saat berjumpa dengan dua temannya yang sudah menunggunya di bandara saat Lynn tiba di Thailand kembali. Kalimat itu begitu powerful yang berbalut kemarahan. Bayangkan jika seseorang  yang sudah terbiasa menyontek kemudian tiba masuk perguruan tinggi, semua tugas kuliah harus di kerjakan sendiri, maka ia akan kewalahan. Di tambah lagi saat ujian final di perguruan tinggi, tidak ada multiple choice, kebanyakan essay. Keadaan ini akan menjadi lebih parah saat mereka sudah bekerja.

Bad Genius (2017)

Merefleksikan keadaan ini dalam dunia pendidikan di Indonesia, tidak heran kita melihat ada beberapa pegawai yang sudah terbiasa menyontek, maka ia tidak mampu melaksanakan tugasnya dengan baik. Di tambah lagi jika ia tidak memiliki kemauan untuk belajar maka akan merusak sistem yang ada. Jika sebuah negara di jalankan oleh orang-orang yang suka menyontek maka akan jadi apa negara tersebut? Bisa di bayangkan sendiri bukan. Maka oleh karena nya, melalui film Bad Genius ini mari kita ambil sisi positif dan pembelajaran dari efek buruk dari tingkah laku menyontek. Semoga para orang tua serta guru-guru di Indonesia bisa mengambil pelajaran dari film Bad Genius ini.

Dzulgunar M. Nasir
the authorDzulgunar M. Nasir
Editor & Writer
Sometimes I force myself to write something I dislike. Therefore I Learn.